chamber kijang innova tidak dapat di steel

   pernah suatu hari saya mendapatkan problem yang dapat dibilang sangat menjengkelkan pada saat pengerjaan spooring mobil toyota kijang innova.
   history sebelumnya sih ada pengerjaan lain selain spooring yaitu melakukan pengantian part part seperti ball joint atas,ball joint bawah serta long tierod karena semuanya telah mengalami kerusakan.
    selesai melakukan penggantian part kemudian mobil tsb di-spooring,setelah melakukan pengambilan data awal/before seperti biasanya ,diketahui data camber sebelah kiri meleset sangat jauh dari target data spesifikasi standardnya,menujukkan angka +4derajat 26 menit.sedangkan camber yang kanan tidak begitu jauh dari target spesifikasi.


    sebelumnya sempat saya acuhkan saja ketika melihat data seperti gambar pertama diatas. mengingat setelah penggantian part part seperti itu biasanya memang sudut2 geometrinya hancur,setelah di setel beberapa kali kok tidak ada perubahan sama sekali,padahal baut penyetel chamber sudah diputar putar,bahkan sampai baut exentrik-nya pun saya putar satu putaran penuh,anehnya sudut chambernya tidak berubah sama sekali.stagnan di angka +3 sampai +4 derajat.
   setelah saya perhatikan secara seksama dan mencari cari penyebabnya, ternyata saat si tehnisi melakukan penggantian ball joint bawah tadi,dia salah posisi pada saat memasang mur pengunci joint bawahnya.sehingga posisinya terbalik,yang depan dibelakang dan yang belakang berada di depan.
sehingga terpaksa spooringnya saya cancel dahulu,dan meminta tehnisi yang bersangkutan untuk membalik pemasangan part yang salah pasang tadi.

berikut gambar part yang salah pasang.

    kemudian setelah selesai dibalik,mobil kembali di spooring lagi.dan akhirnya dapat di stell dengan cepat dan pastinya tanpa perasaan jengkel lagi.hehe.

  semoga hal ini bisa bermanfaat dan dapat memberikan masukan bagi teman - teman tehnisi spooring yang pernah mengalami hal serupa yaitu camber kijang innova susah di setel.

TIPS MENGGANTI VELG MOBIL


   bila dalam mengganti ukuran velg dilakukan secara benar, penggantian tsb dapat membuat mobil terasa lebih enak dan stabil. karena daya cengkeram ban dan traksi roda tentunya juga mengalami peningkatan.namun,penggantian besar diameter velg yang sangat berlebihan juga tidak bagus dan justru dapat membahayakan.dikarenakan nantinya mobil bisa terasa lebih keras dan berat dalam hal belok serta kemampuan traksi nya justru menjadi berkurang.apa lagi bila ban yang dipasang pada velg tsb merupakan ban yang biasa membuat mobil narik,hal ini akan semakin memperbesar gaya tariknya.
   percuma saja bila melakukan penggantian velg yang bertujuan hanya untuk sekedar bergaya saja, jika kenyamanan dan keamanan dalam berkendara justru berkurang.
   patokan yang harus diperhatikan dalam mengganti ukuran velg adalah memperhatikan lingkar roda harus berukuran sama dengan ukuran sebelum diganti.
    logikanya,para produsen mobil telah memperhitungkan secara matang untuk ukuran lingkar roda yang ideal bagi produk mereka. nah, bila anda ingin mengganti ukuran velg,usahakan untuk lingkar diameter keseluruhan tetap sama dengan ukuran standar aslinya.
   ada sebuah metode penggantian yang dengan istilah plus size(max naik antara 1-2inchi dr lebar standart) dan penggantian velg Ini juga harus disertai pengurangan ukuran ketinggian ban sampai 10%,serta penambahan lebar telapak ban maksimal 10 - 15mm.
   hal Ini dimaksudkan agar ukuran lingkar roda tidak berubah terlalu jauh dengan ukuran standarnya.
    sebagai contoh velg standar avanza berdiameter 15 inchi dengan ketinggian ban 70 dan lebar 185. Kalau ingin diganti velg dg lebar 17 inchi, maka harus di imbangi pula dengan mengganti ban dengan ukuran tinggi ban maksimal 60 dan lebar telapaknya maksimal 205.

semoga bermanfaat.

penampakan baru mesin balancer MT 868 ADPT



MT 868 ADPT OEM
 MT 868 adalah perkembangan baru dari Beissbarth yang memungkinkan balancing nyaman dan cepat hanya dalam waktu 6 detik.




keamanan ban

Powered by Blogger.
1. Mencegah Bahaya Waktu Pakai
1.1
Pengisian Angin
Bahaya
Untuk menghindari bahaya meledak, isilah angin dengan memasang alat pengaman terlebih dahulu seperti memasukkan ban ke dalam pagar pengaman sebelum memompanya.
Peringatan
Tekanan maksimum untuk mendudukan kedua sisi bead pada dudukan pelek ban mobil penumpang adalah 44 PSI (3.1kg/cm²).
1.2
Cacat Pada Ban
Bahaya
Ban yang ada retak pada karetnya atau cacat bagian luarnya sampai benang, tidak boleh dipakai, karena akan menurun kekuatannya dan kemungkinan besar akan timbul kerusakan yang membahayakan. Apakah ban tersebut dapat diperbaiki atau tidak konsultasikan dengan toko penjualnya.
2. Menjaga Keamanan dan Kinerja
2.1
Hal yang Harus Diperhatikan Waktu Memilih Ban
Peringatan
Pakailah ban standar atau ban pengganti yang telah ditetapkan oleh pembuat kendaraan. Pakailah ban dengan ukuran, konstruksi dan jenis yang sama untuk keseluruhan rodanya, kecuali bila pembuat kendaraan menetapkan ban yang berbeda ukuran untuk masing-masing porosnya, maka ikutilah instruksi tersebut. Mencampur pemakaian ban yang berbeda ukuran dan konstruksi pada satu poros, dikhawatirkan akan menimbulkan kecelakaan karena adanya perbedaan kinerja. Maka hindarilah hal tersebut kecuali dalam keadaan darurat. Pakailah pelek yang sesuai dengan ukuran dan jenis bannya. Ban tubeless haruslah menggunakan pelek tubeless.
2.2
Memeriksa Cacat dan Benda Asing
Peringatan
Pastikan tidak ada kerusakan pada pelek seperti retak, berubah bentuk dan karat yang berlebihan.
Pastikan tidak ada keretakan, paku, pecahan logam, batu dan benda asing lainnya pada ban. Bila ada benda yang terjepit pada alur ban, lepaskan.
2.3
Uji Jalan
Pada waktu pemakaian baru, jarak sampai 200 km kecepatan tidak boleh lebih dari 60km/jam, supaya terbiasa dengan ban tersebut.
2.4
Hal yang Harus Diperhatikan Sewaktu Mamasang Ban ke Pelek
Luka atau cacat di sekitar bead ban tubeless akan menimbulkan kebocoran udara, maka waktu pasang pakailah bahan pelumas yang direkomendasikan. Cairan dan benda asing lainnya yang ada dalam ban, kemungkinan akan mengganggu fungsi ban tersebut. Maka sebelum memasang ban ke pelek, periksalah bagian dalam ban dan bersihkan apabila ada benda asing dan cairan. Setelah memasang ban tubeless pada pelek, pastikanlah tidak ada kebocoran udara dari bagian yang bersentuhan antara ban dan pelek (sekeliling bagian bead) dan dari lubang pentil (gerakkan pentil ke atas-bawah dan ke kiri dan ke kanan). Untuk mencegah getaran yang abnormal dan keausan tidak rata pada ban, ban harus di-balance. Ban yang ada petunjuk seperti arah putaran dll, harus dipasang pada roda kendaraan sesuai petunjuk tersebut. Karena ada kemungkinan bahaya ledakan waktu dipakai, pastikan ban tidak menyentuh bagian badan kendaraan. Hindari agar roda tidak menjulur ke luar dari badan kendaraan. Merubah ukuran ban dan type ban akan merubah karakter pergerakannya, maka agar menjadi terbiasa, menyetirlah dengan hati-hati.
Peringatan
Yang dimaksud dengan type adalah pembagian ban berdasarkan perbedaan konstruksi carcass. Perlu tidaknya pemakaian ban dalam, kelas kecepatan dan pola telapak ban.
2.5
Hal yang Harua Diperhatikan yang Berhubungan Dengan Tekanan Angin
Peringatan
Aturlah regulator tekanan angin agar terhindar dari bahaya meledak. Tekanan udara tertinggi dari regulator compressor:
Tekanan Angin – Max Ban
Adjust valve Compressor
Sampai 58 PSI (4,1 kg/cm²)
74 PSI (5,2 kg/cm²)
Sampai 88 PSI (6,2 kg/cm²)
102 PSI (7,2 kg/cm²)
Kurang dari 145 PSI (10,2 kg/cm²)
145 PSI (10,2 kg/cm²)

Peringatan
Aturlah tekanan angin sesuai rekomendasi pembuat kendaraan pada saat ban dingin kelebihan atau kekurangan tekanan angin dikhawatirkan akan merusak ban dan menyebabkan kecelakaan. Pada waktu sedang berjalan atau baru saja berjalan, karena panas, tekanan udara akan menjadi tinggi, maka kondisi ini tidak bisa dijadikan acuan. Periksalah angin ban cadangan secara berkala dan isilah angin dengan tekanan yang tertinggi dari yang ditetapkan oleh pembuat kendaraan (vehicle maker). Janganlah menurunkan tekanan angin dari yang telah ditetapkan dalam kondisi apapun (panas, basah,dll)
2.6
Batas Keausan Ban
Peringatan
Batas pemakaian ban adalah bila tinggi kembang yang tersisa tinggal 1,6 mm (bila tinggi kembang tinggal 1,6 mm, alur akan kelihatan putus). Ban yang sudah gundul, akan menurunkan kinerjanya dan bahaya slip pada jalan basah. Penggunaan di jalan tol, batas keausan ban sedan 2,4 mm.
2.7
Pokok-pokok Berkendaraan Dengan Aman
Peringatan
Waktu sedang jalan, bila terasa pengendalian tidak stabil atau suara yang abnormal dan getaran berlebihan segera berhenti di tempat yang aman, check ban dan kendaraannya. Meskipun tidak ada kelainan secara kasat mata, secepatnya periksakan ke toko atau bengkel khusus ban. Karena berbahaya, hindarilah maju, mundur, berputar, berhenti, manambah kecepatan dll secara tiba-tiba. Terutama pada bagian yang basah, karena mudah slip dan dikhawatirkan akan terjadi kecelakaan, maka mengemudilah sesuai dengan kondisi jalan. Karena ada kemungkinan akan merusak ban, maka janganlah menabrakkan sisi samping ban ke trotoar dan hindarilah melindas benda-benda yang ada di jalan(batu,lubang,dll). Pada waktu berkendaraan, senantiasa jagalah kecepatan dan jarak aman antar kendaraan. Terutama jagalah jarak yang aman pada jalan yang basah.
2.8
Keselarasan Roda
Peringatan
Pastikanlah dan aturlah keselaranan roda sesuai standar pembuat kendaraan.